20 February 2016

Pembahasan Proposal Program PHBD dengan BEM FP UNS

Pertemuan dengan BEM FP UNS dilaksanakan pada tanggal 21 Februrari 2016. Pada rapat ini dibawakan oleh sekrektaris Giat Makmur M N Aziz. Acara di susun secara semi formal dimulai dengan perkenalan oleh anggota BEM FP UNS.


Sambutan Bapak Rosidi

Selanjutnya di isi dengan pembukaan oleh ketua taruna Tani Giat Makmur Bapak Rosidi. Beliau sekaligus menjabat sebagai ketua RT Dukuh Tanjungsari RT 13/ 03. Memberikan maksud tujuan mengundang BEM FP untuk menindaklajunti dengan pertemuan pertama dengan Mas Riki selaku perwakilan dari BEM UNS pada bulan sebelumnya. 

Bapak Rosidi juga memberikan tujuan utama dalam mengakses program PHBD Dikti. Tujuanya yaitu meningkatkan kemampuan SDM anggota, keberhasilan dalam bertani dengan cara yang modern, tepat dan terkini, memberikan bantuan, saran, untuk mencapai tujuan tersebut.

Acara Inti

Pada acara inti dibawakan oleh presiden BEM FP UNS. Mereka mengatakan senang terhadap respon dari masyarakat dan kelompok pertanian. Dari presiden BEM maka menanyakan tentang potensi alam yang ada di taruna tani.

Beliau menyampaikan inovasi tentang tanaman organik. Selain itu juga linier juga dengan potensi alam atau lingkungan.  Pertanian organik ada 3 macam
Jenis pertanian organik ada tiga macam
  • Pupuk organik
  • Pestisida organik
  • Pupuk cair organik

Pengajuan program

Berdasarkan pengajuan program dari pihak BEM FP UNS dan taruna tani Giat Makmur maka disepakati untuk mengajukan program pertanian cabe organik. Dalam sistem pertanian yang diajukan akan mencakup aspek penanaman cabe dengan menggunakan pupuk organik serta pestisida organik. Selain itu taruna tani giat Makmur nantinya bisa memproduksi pupuk dan pestisida orgnik. Sehingga taruna tani Giat Makmur nanti bisa menanam tanaman cabe disuplai dengan organik.


Asumsi Dana PHBD

Setelah dilakukan anlisis untuk pengeluaran dana dari pihak BEM FP total pengeluaran dana pengajuan antara lain sebagai berikut:

Mesin pencacah 10 juta total 15 juta. Sisa dari dana yaitu 30 juta yang dialoasikan untuk pengajuan bibit organik. Yang akan rancang. 

Kebutuhan pengajuan PHBD

Perlu dikerjakan dan dikirim oleh ke BEM FP
  • Rengrengan pegeluaran budidaya cabe
  • Strutkur organisasi
  • Tempat yang teduh untuk budidaya

Share:

02 February 2016

Pertemuan Taruna Tani Giat Makmur dengan BEM Fakulas Pertanian UNS

Menindaklajuti program Program Hibah Bina Desa (PHBD) Dikti 2016, Taruna Tani Giat Makmur mengundang Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Pertanian (FP) UNS (03/ 02/ 2016). Dalam kesempatan ini akan membahas program PHBD agar program itu bisa bekerjasama dengan pihak BEM. Diharapkan mendapatkan penjelasan dan prosedur program tersebut. Agar nantinya pihak UNS dapat menjembatani agar terealisasinya program ini. Pada rapat ini dari pihak UNS diwakili oleh Riki Yuliafian Kusmiinanto dari BEM UNS jurusan peternakan. Pada acara ini diawali dengan perkenalan dengan dari mas Rizki dari Ngemplak Boyolali, dilanjutkan dengan perkenalan anggota Taruna Tani Giat Makmur yang dibawakan oleh pembawa acara. 

Sambutan ketua Taruna Tani Giat Makmur

Pada kesempatan ini ketua Taruna Tani Bapak Rosidi menjelaskan sedikit tentang sejarah beridiri Taruna Tani Giat Makmur dengan tujuan peningkatan SDM anak muda, mencapai kesuksesan dibidang pertanian dan perkebunan, dan memiliki agro wisata. 

Diskusi dengan mas Riki 

Pengajuan program PHBD kepada dikti perlu memperhatikan potensi desa lalu dibuat proposal lalu sesuai latar belakang desa mulai dari sumber alam dalam program ini melalui BEM atau organsasi kemahasiswaan. Bisa juga program PHBD diajukan melalui desa binaan pihak BEM FP lalu diajukan.
Salah satu desa yang akan diajukan yaitu desa Kalijambe, Sragen yaitu membuat pupuk organik karena potensi lahan luas akan tetapi ketika kemarau susah  airnya yang telah di bina tahun 2015 oleh BEM FP dan akan diajukan pada tahun 2016 ini.

Potensi tanaman Dukuh Tanjungsari

Bertolak pada potensi alam yang ada di desa Blagung bisa diajukan dalam program ini. Jika telah memilki produksi, pihak UNS bisa membantu pemasaran. Bisa juga dengan melaksanan penearpan tekonologi pengolahan pangan atau hasil pertanian. 

Dalam pertemuan dengan mas Riki dari FP UNS sejumlah program diajukan dan ditampung. Program ini nantinya akan diolah oleh pihak BEM yang nantinya akan dibicarakan lebih lanjut dan akan difollow up pada sekitar minggu depan.  Sejumlah program yang diajukan antara lain penanaman cabe, penanaman jahe, dan agro wisata cipulkan. Selain itu kami dari pihak taruna tani juga terbuka untuk menerima program lain yang mungkin disarankan oleh pihak UNS.  

Diharapkan dengan pada pertemuan selanjutnya sudah ada satu program yang akan diajukan ke Dikti. Dan akhirnya program ini dapat direalisasikan di kelompok tani Giat Makmur.



Share:

Sekretariat

Sekretariat
Alamat: Jl. Simo - Kacangan KM. 06 Dk, Tanjungsari RT 13/ 03 Desa Blagung, Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali

HP: 0852 0075 6845

Facebook